Dosen S1 Pendidikan Tata Rias UNESA Jadi Panel Speaker International Forum “AI and The Future of Beauty” di Malaysia
Surabaya — Dosen Program Studi S1 Pendidikan Tata Rias, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Novia Restu Windayani, S.Pd., M.Pd., dipercaya menjadi Panel Speaker dalam kegiatan internasional CROWN & Canvas 1.0 – The Art of Hair and Beauty dengan tema “AI and The Future of Beauty: Redefining Skills, Innovation, Human Value”.
Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di Dewan Kuliah Al Farabi, Kolej Komuniti Sungai Petani, Kedah, Malaysia. Forum ini merupakan kegiatan internasional yang mempertemukan akademisi, praktisi, pendidik, dan profesional bidang kecantikan dari sejumlah negara untuk membahas perkembangan teknologi dan masa depan profesi kecantikan di era Artificial Intelligence (AI).

Dalam kegiatan yang mengusung semangat “Empowering Beauty Professionals in the Age of AI” tersebut, Novia Restu Windayani hadir sebagai perwakilan dari Universitas Negeri Surabaya, Indonesia, bersama panelis internasional dari Taiwan, China, Malaysia, dan Hong Kong.
Forum membahas sejumlah isu strategis, di antaranya pemanfaatan AI dalam pendidikan kecantikan, inovasi industri kecantikan, standar dan etika profesional, pengembangan kompetensi mahasiswa, serta arah kepemimpinan profesional kecantikan di masa depan.
Kehadiran AI dalam pendidikan dan industri kecantikan menjadi salah satu perhatian utama dalam forum. Perkembangan teknologi dinilai membuka peluang besar untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih adaptif, personal, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan industri. Namun demikian, pemanfaatan teknologi tetap perlu diimbangi dengan kreativitas, keterampilan praktis, etika profesi, kemampuan interpersonal, serta nilai kemanusiaan.
Sebagai akademisi di bidang Pendidikan Tata Rias, keterlibatan Novia dalam forum ini menjadi momentum untuk memperkenalkan perspektif pendidikan kecantikan Indonesia dalam diskusi internasional. Hal tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan dunia kerja.
“AI bukan untuk menggantikan manusia, tetapi menjadi teknologi yang dapat memperkuat kreativitas, kompetensi, dan inovasi manusia dalam bidang kecantikan.”
Selain sesi panel secara virtual, CROWN & Canvas 1.0 juga menghadirkan on-site beauty demonstration yang memperlihatkan keterampilan praktis dalam tata rias. Perpaduan antara diskusi akademik, teknologi, dan praktik profesional menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman mengenai arah perkembangan industri kecantikan global.
Memperkuat Jejaring Internasional S1 Pendidikan Tata Rias UNESA
Keterlibatan dosen S1 Pendidikan Tata Rias UNESA dalam forum internasional ini menjadi salah satu bentuk kontribusi akademik dalam memperluas jejaring internasional, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi pendidikan di bidang kecantikan.
Melalui forum tersebut, Program Studi S1 Pendidikan Tata Rias UNESA semakin menegaskan komitmennya untuk mengembangkan pendidikan tata rias yang inovatif, adaptif terhadap teknologi, berorientasi pada kebutuhan industri, dan tetap berlandaskan human value.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lebih luas antara UNESA, institusi pendidikan, praktisi, dan industri kecantikan di tingkat internasional, baik dalam pengembangan pembelajaran, penelitian, pengembangan kompetensi, maupun inovasi bidang kecantikan.
Partisipasi dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari langkah S1 Pendidikan Tata Rias UNESA untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam menjawab tantangan pendidikan serta industri kecantikan di era transformasi digital dan Artificial Intelligence.